Mungkinkah Bersahabat Dengan Mantan?

Saya hanya tidak ingin melupakan kenangan bersama dengan mantan, karena itu adalah kenangan yang berharga. Saya menghargai dan ingin menyimpan kenangan dengan mantan karena itu adalah bagian dari sejarah hidup saya. Saya ada di titik ini berkat semua mantan saya. Kisah-kisah saya dengan mereka adalah bab-bab penting dalam buku kehidupan saya.

Tapi kenangan hanyalah kenangan, untuk disimpan dalam sebuah laci di dalam hati. Bukan berarti saya ingin mengulang dan mengalaminya lagi. Menyimpan dan menghargai kenangan dengan mantan bukan berarti Anda tidak mencintai pacar Anda yang sekarang sepenuhnya.

Hanya karena ada ‘folder’ berlabel ‘mantan’ di komputer Anda, bukan brarti OS Windows Anda jadi tidak bisa berfungsi, bukan? Hanya karena menyimpan kenangan dengan mantan, bukan berarti hati Anda jadi tidak bisa berfungsi sepenuhnya, bukan? Kenangan Anda dengan mantan hanyalah sebuah ‘folder’ di hati Anda. Itu saja.

Bila Anda pikir hubungan dekat dengn mantan tanpa ada embel macam-macam itu sepertinya MUSTAHIL tercipta, maka Anda salah besar. Bila Anda pikir hubungan dekat dengan mantan MUSTAHIL tercipta dengan tulus, maka Anda perlu kaji ulang persepsi Anda tentang hubungan dan cinta.

Memang benar, sampai kapanpun mantan akan selalu jadi ‘mantan’. Tidak mungkin jadi sekedar teman biasa, karena ada ikatan memori yang khusus. Tapi sangat mungkin untuk membina hub dekat yang murni dan tulus dengan mantan. Saling peduli dan menghargai kenangan yang dimiliki bersama.

Karena itu, mantan akan jadi ‘sahabat khusus’. Lebih dari sekedar teman biasa, tapi juga tidak ada unsur cinta-cintaan lagi sama sekali.

Beberapa fakta umum bahwa mantan akan selalu punya tempat khusus dalam hidup Anda:

  • Anda suka mengecek profile Facebook dan informasi lainnya tentang mantan Anda. Tidak apa-apa, karena dia juga melakukan hal yang sama. Memang tidak ada maksud apa-apa, bukan ngarep ingin balikan atau apapun. Anda hanya ingin tahu saja bagaimana keadaan mantan Anda sekarang.
  • Anda paling tidak ingin bertemu mantan dalam keadaan tidak siap. Anda ingin bila bertemu mantan, entah disengaja atau tidak, Anda tampil oke. Supaya tidak malu 🙂
  • Meskipun sudah bahagia dengan pacar yang sekarang, tapi bila teringat mantan bisa tiba-tiba jadi galau dan gundah gulana, meskipun hanya sedikit. Galau karena teringat mantan itu normal. Memori tidak akan bisa dihapus. Jadi jangan marah kalo pacar Anda teringat mantan-nya juga. Cuma, jangan sampai memori tentang mantan sampai mengganggu kebahagiaan Anda saat ini.
  • Dari semua mantan Anda, pasti ada satu yang paling berkesan dan membekas. Istilahnya, mantan favorit Anda. Nah, galau yang Anda rasakan di atas itu biasanya karena sang mantan favorit ini, bukan mantan yang lain. Percaya atau tidak, mantan favorit Anda akan selalu punya tempat khusus di hati Anda meski Anda sudah menikah nanti.

Bagaimana cara membuang semua ekses emosi negatif dan tetap berhubungan baik dengan mantan?

Apapun yang drama yang terjadi setelah putus hubungan: berantem parah, saling kasar, dan menyakiti, itu bukan masalah untuk memulai hubungan kembali sebagai sahabat. Setelah semuanya reda, mungkin beberapa minggu (atau bulan) setelahnya, Anda wajib lakukan CLOSURE dengan mantan.

CLOSURE adalah pernyataan resmi dari diri Anda untuk mantan bahwa Anda menutup hubungan tersebut dengan baik-baik, sebagaimana Anda memulai hubungan tersebut dengan baik-baik. CLOSURE adalah penetralisir mujarab hubungan yang rusak. Anda dan mantan bisa memulai sebuah hubungan baru sebagai sahabat.

Ajak mantan Anda ketemuan. Dia pasti bersedia bila suasana memang sudah reda dan Anda memintanya dengan baik. Bila dia memang masih belum mau bertemu, tidak apa-apa.. itu tandanya emosinya masih belum reda. Sabar saja, dan coba lagi nanti.

Dalam pertemuan tersebut, jelaskan perasaan Anda TANPA membahas hubungan Anda dengannya dan JANGAN menyalahkannya. Katakan bahwa Anda mengerti semua yang terjadi dan menghargai apapun keputusannya. Minta maaf padanya atas semua salah Anda.

Dan tentu saja, Anda juga harus bisa memaafkan mantan Anda atas semua kesalahan yang pernah dilakukannya selama dalam hubungan. Ini sangat penting! Ini kunci kedamaian di hati. Jangan lupa juga katakan terima kasih secara tulus untuk semua kenangan. Ingat, bagaimanapun juga Anda pernah bahagia bersamanya.

Dan terakhir, ajak dia untuk bersama2 menutup hubungan tersebut dengan baik-baik, katakan padanya untuk jaga diri baik-baik dan semoga dia bahagia. Katakan juga bahwa Anda akan selalu jadi sahabatnya, bahwa ia bisa hubungi Anda kapan saja ia butuh teman. Akhiri pertemuan tersebut dengan sebuah jabat tangan atau pelukan yang hangat.

Tapi yang terpenting adalah, Anda tulus melakukan CLOSURE tersebut! Bila Anda masih ngarep ingin balikan atau benci padanya, maka semua ini percuma saja. Karena itu berarti Anda yang masih belum siap untuk bersahabat dengannya.

Bila Anda tulus, maka Anda akan merasa lega dan bisa move on tanpa beban, siap untuk meraih cinta dan kebahagiaan Anda kembali.

Untuk berbagai artikel dan cara mengatasi putus cinta dapat Anda baca langsung di www.putuscinta.com.

Sahabat Anda,

Kei Savourie

NOTE: Entri kali ini adalah versi artikel dari kumpulan twit saya tentang #mantan tempo hari. Untuk melihat versi twitnya, silakan kunjungi halaman ini terima kasih buat Febiantika yang sudah menyusun twit saya dengan begitu rapi.

Leave a Reply

  1. Selamat malam, saya sangat menyukai tulisan-tulisan Anda saudara kei 🙂

    Namun ada beberapa Hal yg mengganjal dalam memahami tulisan Anda Kali ini: saya setuju pernyataan Anda mengenai kerugian bermusuhan dengan mantan, atau dengan siapa saja, bermusuhan itu sangat merugikan dan saya setuju dengan argumen Anda pada poin itu. Yg saya kurang bisa memahami adalah contoh2 yg Anda berikan setelahnya, disitu tidak banyak dibahas mengenai justifikasi keputusan anda membina hubungan seperti itu dengan mantan. Yg mungkin secara awam Masih dianggap tidak lazim. Pada awalnya saya menantikan jawaban lengkap atas pertanyaan yg menjadi judul artikel Anda kali ini. Namun setelah saya baca dan berusaha pahami, saya cuma menemukan jawaban:” Mungkin, nih gw kyk gini.. ” and that’s it…

    Regard,
    A fans

  2. Mungkinkah bersahabat dengan mantan gebetan yang sudah punya pacar? Hubungan saya sama mantan gebetan saya udah ga baik, udah ga pernah ada komunikasi lagi…

  3. mantan bisa di ibaratkan luka (karena sudah putus). INGAT!! luka lama bisa berdarah lagi kalo tidak ditutup. Pasangan kita sekarang adalah penutup masa lalu. biarkan terus ditutup sampai luka menjadi sembuh. jika luka tidak ditutup niscaya, luka akan dapat kembali berdarah dan suatu saat akan membuatmu sengsara.

  4. Kalau mmg baik brhbgan dengan mantan, saya mau tanya apakah wajar jika pacar saya mengirimkan kue ultah kepada mantannya? Kue yg sama dengan ap yg pernah dia berikan kpda saya.
    Kmdian krn saya gak terima, sya bilg supaya jgan kontak atau mmbls smw sms/tlpn/fb dll dari mantan, dia bilg iya. Tp kmdian dia crira klu mntannya tny alamt email dan pcar saya mmberikan. Pacar saya bilg itu hny untuk mnjga silhturahmi gak ada embel2 perasaan, tp apakh itu wajar?

  5. aku adalah termasuk salah satu org yg bisa berteman dg mantan pacar. Tapi paling2 hanya bercerita tentang keluarga masing2, masalah yg umum: aku berusaha menghindari curhat, karena aku takut bila sudah curhat, aku akan menganggap dia adalah hebat, punya banyak solusi. tetaplah suamiku tempat curhat. Dan yg kutakutkan bila curhat masalah keluarga, akan menimbulkan lg benih2 cinta, krn menganggap dia manusia sempurna. Aku tak mau itu Terjad

  6. Saya sangat ingin menjalin persahabatan dengan mantan, tetapi dia yg g bisa, di depan umum sikapnya biasa saja tetapi sikapnya kelihatan benci walau kalau ditanya dia mengatakan tidak benci, bahkan dia telah menjalin hubungan baru dan diperkenalkan kepada saya..tetapi ketika bertemu disapa tidak menjawab, dia menjauh dan menghindar…saya memang putusin dia dan menikah dengan orang lain..karena saya tidak mungkin selamanya menjalin hubungan dengan dia..sikapnya yg bermusuhan seperti ini membuat saya malu dan tidak nyaman….mohon solusi…terima kasih

  7. Bersahabat dengan mantan bukan ide yg buruk, mantan itu orang yg paling kenal dengan kita, paling dekat (karena saya tinggal jauh dari orang tua. Saat ada masalah, mantan yg bisa memberi masukan yg sesuai dengan diri kita. Tapi yg masih jadi pertanyaan, gimana caranya bersahabat dengan mantan, tanpa melakukan hal yg dilakukan saat pacaran e.g. gandengan tangan, nyender bahu.