Roadtrip Workshop Surabaya was phenomenal. Mulai dari venues yang canggih, social dynamic yang sangat friendly (sedikit dibawah Bandung), dan of course, kafe-resto yang mewah enak but harganya murah!
Gue ngga bisa berhenti ngebayangin lagi those delicacies at Tunjungan Plaza dan Surabaya Town Square. Rasanya asyik banget kalo tinggal di sana, bisa nikmatin social lifestyle yang meriah dengan biaya rendah. Blum lagi XXI yang super megah di sana cuman 15ribu! Aaargh, you guys arek-arek Suroboyo are damn lucky.
Sibuk sepanjang dua hari workshop and nyobain makanan ini-itu, alhasil badan melar dan capek setengah mampus. Untung buat Kei yang langsung pulang di hari Minggu pagi, sementara gue and Jet masih kudu meras otot lagi di sana sampe Minggu sore untuk sebuah workshop tambahan diluar cakupan HS.
Ada banyak email masuk yang nanyain gimana cara nonton dan download video-video ‘panas’ dari 
Since Lex membabi buta menulis blog dalam seminggu kemarin, sekarang giliran Gue untuk take over! Buat yang belum membaca artikel gue yang baru “
Kira-kira jam 6 sore gue dapet SMS dari temen gue, ngasih tau password untuk freepass masuk NEO Martini Bar. Jam 7, Sou telpon gue untuk ngajak clubbing, dan jam 8 malem, salah satu alumni: Aoi, dateng ke apartmen gue pengen ngajak gue nonton midnight Iron Man.
Setelah habisin waktu berhari-hari intens berusaha ‘memecahkan kode’ gambar stereogram
Semua sudah masuk dan tidur di kamarnya masing-masing semenjak dua jam yang lalu. Tinggal gue sendiri yang berada di luar, duduk di patio ditemani keriap suara binatang melata di rumput, pohon, ranting, permukaan kolam, tepi aspal, entah lagi pada ngobrolin apa. Kalo aja gue ngerti bahasa binatang, mungkin gue bisa join and ngobrol sama mereka sampe matahari terbit. Ya, pasti menyenangkan jika bisa tau