Vitamin, UFO, SHIT, dan Pelacur

vitamin ufo shit pelacur hitmansystemSelain yang tersebut di judul, masih ada banyak nama, jargon atau istilah eksklusif yang biasa kita pakai dalam Hitman System, mulai dari obrolan sehari-hari, diskusi G-spot (ini pun nama baru, kependekan dari Glossy Spot, forum tempat para alumni saling support secara online) dan ketika workshop.

Vitamin berarti wanita menarik, dengan kata antonimnya Puyer. Istilah UFO sama persis dengan akronim aslinya, Unidentified Flying Object, dan dalam HS mengacu pada kebiasaan seseorang untuk berputar-putar mengelilingi target karena menunggu waktu tepat, menahan diri, panik mau ngomong apa, dsb. SHIT adalah Super Hit atau pengalaman ngehit yang paling fantastis dan mengesankan. Dua contoh lainnya adalah Bouncer yang mengacu pada jenis target hit untuk tujuan pemanasan dan memompa semangat, dan PLCC, diciptakan oleh salah satu alumni, yang berarti Pressure Liat Cewek Cakep. 😀

Ada banyak term baru terus bermunculan nyaris setiap saat, hingga saat ini daftarnya tercatat sampai 108 buah istilah dan konsep. Salah satunya yang masih segar dan panas dari oven adalah Pelacur, diungkit (diciptakan?) oleh Afis, satu pembaca setia HS, dalam emailnya beberapa hari lalu, yang merupakan kependekan dari ‘pelayan curhat’. Brilliant variation to Curhat Master!

So why do we need to invent jargon and names like that? Apakah hal-hal itu agak bikin keliatan aneh dan norak? Of course, justru itu salah satu dari tujuh alasan yang akan dijelasin di bawah ini.

Alasan pertama, karena nama-nama seperti itu mempermudah komunikasi. Bayangin capeknya teriak-teriak, “Woi, ngapain jalan muter-muter terus di sana kayak orang bego and malah bikin takut si target karena berasa diincar, samperin dia ajak ngobrol sekarang!” belasan kali setiap sesi workshop karena peserta yang lagi tenggelam dalam Ilusi (berbagai input visual ataupun audio yang menguasai pikiran ketika seseorang berhadapan dengan kesempatan untuk ngehit) dan PLCC-nya. Kalau bisa disingkat jadi, “Woi, stop ngUFO, hit sekarang!”

Kedua, untuk semakin mempermudah memahami sebuah proses, ide atau konsep. Otak manusia menyimpan segala sesuatu dalam bentuk icon dan label. Jadi sekalipun sudah sempat berhasil memahami sebuah pelajaran yang rumit, tetap saja cenderung lupa jika kita tidak memiliki sistem referensi yang mudah untuk mengaksesnya. Contohnya, mana yang lebih mudah untuk selalu terekam dalam pikiran: ‘sebuah proses memberikan atau menunjukkan sesuatu untuk menutupi kekurangan yang dimiliki, seperti menyogok wanita, pamer keahlian, prestasi atau kekayaan’ atau pendek saja disebut kompensasi? Bagaimana dengan ini, mengingat-ingat tentang ‘menyampaikan ketertarikan kepada wanita yang lebih bermakna daripada sekedar minat pada fisiknya’ atau sekedar Deep Connexion?

Ketiga, agar terbiasa mengingat bahwa seluruh proses romansa itu adalah sekedar permainan (sosial), tidak menganggapnya terlalu serius terlalu cepat. Romance is just a game, just like any other activities we do during our mortal life on planet earth. Jadi sama seperti layaknya permainan sport dan video games, selalu ada istilah unik lucu yang dipakai untuk menjelaskan mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan dan bagaimana melakukannya. Kalau kata orang-orang bijak, hidup akan terasa berat kalo dijalanin dengan terlalu serius.

Keempat, it’s just a guy thing to do. Kaum pria, dengan semua fetish alamiah mereka terhadap hal-hal yang berbau teknis, senang bermain-main dengan struktur kata dan kalimat. Pria juga menikmati menemukan istilah dan cara baru untuk menyampaikan sesuatu, karena itu membantu kita merasa seolah-olah hebat atau cerdas. Yeah, we males are so damn shallow creatures, always look for anything to turn into an ego-trip journey, hahaha… Sama seperti stereotip wanita dengan shoe-sandals mania, setiap pria juga punya stereotip nerdy-nya. Lagipula, kebiasaan ini sudah mendarah daging semenjak Adam dengan tugas perdananya di taman Eden: memberi nama pada setiap makhluk hidup.

vitamin ufo shit pelacur hitmansystemKelima, untuk merekonstruksi persepsi. Jika selama ini kita terbiasa memandang wanita cantik sebagai makhluk indah yang perlu dikagumi, ditakuti, atau diperlakukan dengan hati-hati, bayangkan perubahan positif terjadi ketika kita berhenti menaruh fokus pada kecantikan dan mengubah sebutannya menjadi Vitamin. Jika kita terbiasa minder, ragu, dan aneh sehingga menerjemahkannya sebagai rasa takut, bayangkan kemungkinan-kemungkinan langkah terobosan yang bisa dilakukan ketika seseorang menyebut hal-hal tersebut sebagai Ilusi.

Keenam, untuk menciptakan sense of belongness. Seseorang merasa lelah dengan pasangan atau tidak nyaman dengan komunitas yang dia masuki, jika merasa tidak memiliki cara berkomunikasi yang sepaham. Sekalipun punya set bahasa yang unik tidak secara langsung menjamin kemapanan proses, tapi biasanya setiap hubungan dan komunitas yang berhasil selalu ditandai dengan adanya cita rasa, pola dan ekspresi linguistik tertentu. Sebutlah ikatan budaya, kekerabatan, atau social bonding.

Ketujuh, karena itu bisa menjadi mantera yang memberikan kekuatan magis pada penggunanya. This is a bit confusing and long, but trust me it’s fun and revealing, so bear with me. Jutaan tahun yang lalu ketika manusia masih hidup dalam gua dengan kebudayaannya yang sangat primitif, ada banyak sekali bahaya yang setiap saat mengancam kelangsungan hidupnya, mulai dari binatang buas, fenomena alam, hingga manusia lainnya dari suku seberang. Hal-hal atau peristiwa tersebut bisa dilihat dari peninggalan goresan dan ukiran gambar di dinding-dinding gua. Sejumlah antropologis menemukan bahwa goresan itu ternyata dibuat oleh para manusia primitif bukan sebagai catatan sejarah karena pada saat itu manusia masih bersifat barbar, belum memiliki tingkat kecerdasan yang memadai sehingga tidak mungkin berpikir untuk mencatat dan merekam sejarah.

Berdasarkan penelitian, kebanyakan ukiran tembok itu dibuat berdasarkan ritual magis para manusia primitif yang mereka percayai dapat membantu mereka bertahan hidup. Mereka mengukir gambar bison, singa, ular, petir, ombak, gunung, dsb didasarkan pada sistem kepercayaan bahwa mereka dapat mengumpulkan atau mencuri kekuatan dari obyek yang digambarkan tersebut. Misalnya mereka menggambar beruang agar dapat mencuri roh atau kekuatan binatang itu sehingga bisa menang jika harus bertarung dengannya. Atau menggambar sebuah gunung untuk mencuri kekuatan sebuah gunung agar tidak menelan dan meludahi mereka dengan cairan merah panas ketika keluarga harus mendaki untuk berpindah ke area lain yang lebih subuh. Atau menggambar seorang manusia raksasa melawan manusia-manusia kecil lainnya untuk merasa menjadi kuat dan besar ketika harus menjajah suku seberang.

Di jaman ultra modern ini, tentu saja hal tersebut terasa konyol. Tapi sistem kepercayaan itu tidak pernah berhenti, hanya berevolusi dalam elemen dan ekspresi yang berbeda. Salah satunya yang paling sering kita lakukan sehari-hari adalah kebiasaan memberi nama. Kita percaya nama yang baik akan menyumbangkan pengaruh yang baik, demikian juga sebaliknya. Jika mau kritis, kebiasaan itu agak berbau magis, bukan? Bayangkan tegangnya seseorang yang mengalami pingsan begitu saja tanpa mengetahui sebabnya, lalu bisa berangsur-angsur tenang ketika mendengar dokter mengucapkan kata, “Kelelahan,” atau mendadak panik saat divonis, “Tumor ganas di otak.”

When you name or label things, you’ll drive ‘magical’ power from it. Coba saja maki-maki seseorang: semakin kasar pilihan kata-katanya, semakin elo ngerasa kuat dan si target akan ngerasa semakin disakiti. Atau kebalikannya, coba ucapkan label yang manis dan positif, misalnya ke sahabat atau kekasih: semakin disampaikan, elo dan si target juga akan ngerasa semakin nyaman.

vitamin ufo shit pelacur hitmansystemTidak salah lagi, membuat, memodifikasi, memberikan label istilah pada sebuah benda, proses, atau ide dapat menciptakan proses magis yang berpengaruh pada manusia yang terkait dengannya. Sebagian besar jargon langsung memiliki pengaruh magis dari sekedar namanya saja, seperti Hot/Warm Market (hit target dari lingkaran sosial yang sudah dikenal) dan Cold Market (target dari lingkaran sosial asing), sementara sebagian lainnya terasa cukup netral. Contohnya term Ngarep yang umumnya tidak langsung memberikan pengaruh positif-negatif, tapi setidaknya memberikan kesan bahwa fenomena tersebut sudah bisa dikenali (identified); langkah pertama untuk menuju penyembuhan. Sama seperti istilah HIV / AIDS yang sekalipun belum ditemukan resolusi memuaskan, setidaknya kita sudah mengetahui keberadaannya dibandingkan manusia yang hidup ratusan tahun yang lalu.

So there you go, seven simple reasons why we at Hitman System are so full of eccentric vocabularies spread throughout our materials. Kalau elo juga punya jargon bagus yang sinkron dengan konsep dan strategi yang kita ajarin, pengen ikutan terlibat memperluas ensiklopedi semesta Hitman System, jangan ragu-ragu untuk sampein ke kita, seperti istilah Pelacur di atas. Submit aja via comment di entry ini atau via email. Kalo emang cocok dan terasa cukup orisinal, we’ll start using it with giving credit to you.

Oh by the way, speaking about silly jargon, I’m currently working on a new amazing material called SHIT Installer. It’s already 70% now, and when finished, it should be in the form of a hot downloadable package consist of a synergized PDF, MP3, and video. Though you can get it without any cost, doesn’t mean that it’s totally free. You’ll have to do something to earn it. 😉

Jadi pertanyaannya adalah: apa yang bisa gue minta sebagai barter dari paket SHIT Installer itu? Karena you guys adalah orang-orang berkualitas yang bersedia berusaha untuk mendapatkan sesuatu berharga, coba kasih macem-macem jawaban terbaik untuk pertanyaan itu. I’ll be waiting for your juicy ideas.


71 Responses to Vitamin, UFO, SHIT, dan Pelacur

  1. wah baca komen nya rame jg, tp tiap org punya pandangannya masing2… d tolong dihargai

    yap gw setuju dengan kata “gw ga peduli” asalnya dari mana, yg penting ada untungnya buat gw……..:) cnthnya ketka lo kena panah beracun… apakah lo akan nyari sapa yg memanah (nyari asal panahnya dari mana) ato mikirin gmn caranya spy panah itu ga ngerenggut nyawa gw……

    trus tentang co lossy yg gw tangkep di sini adalah co yg ga berani ato terlalu needy ama cw……. dan akhirya jadi kehidupannya menyedihkan…….

    sapa sich yg ga sirik kl u liat tmn d kelilingin + d telp in trus 9sebel jg tapi menyenangkan + dikejar2 ama cw cuaaantikkkk…. kl gw jujur aza sirik….. (punya kolam renang , villa tapi diporotin ama cw cakep karena duitnya doang kasian bgt… T.T)
    (kl mw cw cakep banyak tuh jablay tinggal boking…..)

    nah d HS ini mnrt gw yg jadi tujuannya adalah merubah lo menjadi orang yg lebih menyenangkan, dan menjadi seorang yg memimpin ato istilahnya menjadi yg terbaik mnrt versi lo sendri…. yg nyaman bt lo sendri, kl ga nyaman lo ga bakal bisa jadi glossy dan jg o glossy bisa d terima d mana aza ketika dia msk ke komunitas baru yg dia inginin
    salah satu tujuan akhir co glossy menrt gw adalah mendapatkan cw idaman dia…… (cw cantik banyak tapi yg sesuai susah, jadi ketika dia tw ada cw yg dia idamkan dia bs dapetin dengan karakternya dia sendri tanpa pk topeng)

    nah kl istilah pk topeng, pst prosesnya d awal manis d akhir pahit…… kl itu terjadi brti lo pk topeng……. org itu bkn co glossy, tapi lossy

    jadi tolong bedakan… ^^

    buat afis@ —> hidup tanpa ada pasangan itu membosankan….. kecuali lo udah mw biksu

    buat crew HS yg udah jadi “glossy” —> hati2 bro jgn takabur……… ketika lo jadi takabur dan ga bisa ngontrolnya, lo bkn jadi co glossy tapi lossy tingkat atas

    pakdenono –> ngapain ngomong agama…… ntar d cekal lagi HS ama MUI hehehehe (ato iri ya baru tw yg kaya ginian sedangkan umurnya udah kepala 5 )

    kepanjangan nih komen gw tapi akhir kata smua itu tergantung kita ngeliat dari arah mana… pernah gw ngajarin ade gw proramming tp anehnya dia ga ngerti2 pdhl gw yakin penjelsan gw udah sederhana bgt…. apa yg gw lakuin… gw coba ngebaca apa yg dia pikirin, dan berusaha ngertiin apa yg dia daptkan ketika gw ngejelasin, dan ternyata maksud yg gw sampain ke ade gw itu, beda d olah ama otak ade gw, jadi maksudnya ga nyampe……. setelah gw ngerti jalan pikirannya, akhirnya ade gw ngerti apa yg gw sampain….

    smuanya ini tentang cara pandang aza…. dan gw ngambil yg positfnya aza, (gw jg ikut komunitas sebelah dan gw satuin krn d setiap sistem kan kekurangannya, jadi saling melengkapi lah, opened mind itu perlu)

    salam

    shin

  2. Buat anak JOGJA dan sekitarnya, yang mau gila2an, gokil2an, ngeHIT bareng, atau mau ikut HSMSdan bahkan MEMBESARKAN nama hitman, bisa hubungi saya. Pokoknya ntar kita bikin Brotherhood yang SOLID dan tak tergoyahkan dan saling SUPPORT tentunya.

    0857 299 266 05
    atau YM dan FB
    honjigigolo@yahoo.com

    Kami tunggu kegilaan Anda dan Welcome to MAD damn World
    🙂

  3. Perempuan berjilbab asal garut inisial abjad ke-25 dan ke-14 Nomor hp angkanya bila dijumlahkan menjadi 47.Dr tahun 2003 hingga 2009 seringkali ia having sex dengan pacarnya.Yakin sekali bahwa vagina wanita itu seperti layaknya perempuan yg sudah menikah.Tapi anehnya sampai sekarang dia belum nikah,mgkn karena ia sudah sukses di jakarta.Bayangkan saja 6 tahun freesex dan impiannya menginginkan laki’laki mapan.Gadis seperti itu berkelakuan seperti pelacur bukan?tidak sadar dengan siapa dirinya.Sudah baikkah dirinya?Jilbab memang tidak menjamin kesucian wanita mski ia berwajah cantik.So,jika ingin menikah dengan wanita berjilbab/wanita tanpa jilbab berhati2 lah,bukan krn kamu sayang dia atau ia sudah tidak perawan lagi,tapi bisa saja ia mengidap penyakit kelamin karena dahulu ia sering berhubungan intim. Telitilah sebelum membeli.

  4. @pakdenono
    Begitu mudah mengatakan kafir, begitu mudah mengatakan laknatullah,… hmm,.. terlalu mudah.

    @All Gw baru di HS ini, cuma baca-baca artikelnya aja, n jujur gw sangat-sangat sependapat dengan system ini.

    @Afis
    Gw stuju ama lo! ga ada salahnya jadi orang pendiam, ngga ada salahnya jadi pemalu. Sama sekali ngga salah n ngga ada salahnya juga jadi lossy,.. Yang salah adalah kalo sesungguhnya mereka yang pendiam, pemalu dan lossy sebenarnya ngga nyaman dengan keadaan mereka sekarang dan desperately berharap untuk menjadi pribadi yang lain dan sulit menemukan caranya. Terjebak dalam kepribadian yang dibentuk oleh paradigma mereka sendiri. Yah menurut gw itulah yang salah.
    HS yang gw liat justru memberikan pencerahan bagi orang-orang yang sekarang terjebak dalam paradigma mereka sendiri untuk menjadi pribadi Lossy ingin keluar tapi ngga tau harus apa. Dengan cara merombak semua paradigma yang salah.
    Gw sekarang ini adalah seorang co lossy, pendiam n pemalu(tapi cuma didepan perempuan yang bikin gw tertarik) kalo lo bilang ngga masalah jadi co lossy, pendiam dan pemalu!? gw mo bilang ama lo jangan sembarangan ngomong!! Karena itu bener-bener masalah besar gw!.
    Gw setuju dengan HS karena walopun gw losy tapi terkadang gw pernah juga bersifat Glossy n kalo gw flashback dikehidupan romansa gw yang cuma segelintir dengan cewe vitamin, itu semua justru gw dapet saat gw bersikap glosy, dan kemudian semuanya rusak waktu kedekatan membuat gw mulai lossy semuanya berakhir n parahnya gw jadi ngarep.
    Pengalaman gw soal romance gagal yang segelintir itu memberikan gw potongan-potongan teka-teki yang bisa tersmbung secara rapi saat gw tau soal HS ini.
    Jujur gw ngga peduli, apakah system ini bukan original JKL apakah sistem ini asalnya dari barat atau dari timur ato dari selatan ato dari utara ato dari langit ato dari kolong slama karena soal asal itu bukan urusan gw selama itu berguna bwat gw itu baru jadi urusan gw.
    Bwat gw cuma orang kafir yang bentar-bentar dengan gampangnya nyebut orang laen kafir,… eh jangan-jangan gw jadi masuk kriteria gw sendiri karena gampang sekali mengatakan orang yang gampang menghakimi orang laen kafir adalah kafir??? Bodo ah.

Leave a Reply