Okultisme, Zodiak, dan Retweet

Belasan tahun sebelum menekuni profesi Relationship Coach, saya adalah seorang penyihir dan peramal.

Yep, kamu ga salah baca. Dunia supernatural adalah taman bermain saya, tapi tidak seperti yang kamu pikir. Saya tidak bermain-main dengan makhluk halus dan kekuatan gaib; saya bermain dengan prinsip dan mekanika gelap yang menciptakan mereka.

Dalam bahasa Inggris dikenal istilah occultism yang berarti knowledge of the hidden, atau terjemahan populernya adalah ilmu paranormal/metafisik. Para penyihir dan peramal disebut praktisi okultisme karena mereka dianggap memiliki kemampuan ajaib yang sepertinya diluar kenormalan (makanya disebut paranormal) dan batasan dunia fisik manusia biasa (makanya disebut metafisik). Ilmu mereka disimpan secara esoterik dalam kelompok ataupun keturunan sendiri, tidak boleh diketahui oleh kalangan luar; itu sebabnya disebut knowledge of the hidden. Continue reading


Bisikan tentang cinta, bangsa, dan dunia..

 

Bisikan tentang Cinta, Bangsa, dan Dunia

Banyak orang bertanya, “Jet dan Kei sudah sering komentar di twitter soal kondisi politik nasional dan internasional. Kok elo engga ada berkomentar apa-apa, Lex? ” Jawaban saya pendek: ada kok, tapi jarang dan selalu terselip dalam bisikan halus di sana-sini.

Kenapa diselip halus? Kenapa tidak sering? Jujur, karena saya (amat sangat) malas ikut menjejakkan diri di ranah itu. Sumber daya saya terbatas, sehingga saya tidak selalu bisa (ikut) merevolusi segala sesuatu. Keterbatasan itu masih ditambah lagi dengan kejengahan saya yang menjadi-jadi: saya melihat pertempuran frontal, timpuk-timpukan, dan saling menjegal. Ikut bersuara, walaupun sekedar menyebarkan informasi, hanyalah akan menambah kebisingan. Continue reading


Berbagi (tentang) luka dan move on

Dear friends and lovers,

Mengapa move on itu sulit?

Karena saat hati terluka, pikiran jadi buta tidak tahu harus melangkah ke mana. Jangankan melihat ke depan, berpikir apa yang harus dilakukan detik ini, menit ini, jam ini pun rasanya sulit. Sahabat boleh memberi saran ini-itu, tapi semuanya hanya enak saat didengar dan kembali tidak membantu apa-apa saat kamu sedang sendirian. Itu sebabnya kebanyakan orang menganggap move on adalah berusaha untuk melupakan. Sayang sekali, realitanya adalah semakin kamu berusaha melupakan, semakin kamu tenggelam dalam kelam.

Itu adalah kalimat-kalimat pertama dari buku baru yang sedang saya tulis. Setelah enam hari mengerjakan mengerjakan drafting konsep struktur buku, kini saya mulai menuliskan isinya. Buku ini akan membahas tentang cara mengelola dan menyembuhkan luka-luka hati akibat hubungan cinta. Saya pribadi ingin menjadikan ini semacam kitab suci untuk moving on dari segala macam rasa siksaan batin, trauma, sakit hati, kekecewaan, dan bala derita emosional lainnya yang membuat kamu sulit melanjutkan hidup dan menikmati hubungan cinta berikutnya. Continue reading


JKT48, Wota, dan Cinta

JKT48, Wota, dan Cinta

You know, Lex,” ucap teman saya beberapa tahun yang lalu saat di puncak salah satu gedung Bali dengan ketinggian 45 meter, “There are stupid things you should do at least once in a lifetime,” lanjutnya sambil tersenyum, lalu melompat berteriak bahagia sambil meluncur merenggangkan tali bungee jumping-nya. Tadi malam saya mengikuti sarannya itu: menonton konser JKT48 di fX Senayan.

Persis subtitle blog ini, Days of Our Lives, saya menulis hal-hal lepas di luar profesi saya sebagai love coach ataupun tentang ilmu cinta, walau akan selalu ada banyak referensi ke arah sana. Ini adalah kisah studi pengamatan saya yang bertahan melalui konser JKT48 dan berhasil kembali untuk menceritakannya untuk Anda. This is going to be a very long, heavy, and eye-opening post. Definitely not suitable for people with mediocre minds, so enter at your own risk!

Continue reading


E-book Misteri Galau

Entah siapa yang pertama kali mencetuskan istilah, “Galau is the new black!” Yang jelas rasanya banyak sekali orang berlomba-lomba untuk bersikap galau, baik di dunia nyata dan dunia digital khususnya social media seperti Twitter dan Facebook. Seolah kalau tidak galau, seseorang bisa terancam keeksisannya. Saya pribadi memperhatikan bahwa budaya galau saat ini sudah menjadi citra rasa baru dalam pergaulan, sehingga sampai ada yang menyebut, “Galau is the new gaul!” (klik untuk tweet ini!)

Tapi apakah sebenarnya artinya galau dan ada misteri apa dibaliknya? Continue reading


When Loving Hurts

Coba inget-inget.. pernah ga kamu ngalamin begini?

  • Doi susah dihubungin, BBM gak dijawab, tapi dia asyik rame di Twitter
  • Doi bisa-bisanya nge-japri temen gue untuk ngajak kenalan
  • Doi bilang pengen tidur, tapi keliatan ngebalesin komentar di Facebook
  • Doi selalu ga mau bilang ke orang apakah udah jadian sama aku
  • Doi ngga mau bales di publik, harus ngobrol lewat DM dan private message
  • Doi udah janji mau berubah, tapi ga pernah berubah malah makin parah

Di Twitter, tweet dengan muatan seperti di atas selalu berseliweran tiap hari. Kalo orang lain yang ngelakuin gitu, keliatannya lucu menghibur. Tapi kalo kamu sendiri ngalamin.. miris pedih ya? 😀 Continue reading


Memahami Makna Pernyataan Si Dia

Memahami Makna Pernyataan Si Dia

Hmmm, apa sih maksudnya kalau dia melakukan itu?

Sepanjang karir saya selama lebih dari 10 tahun sebagai Love & Relationship Coach, pertanyaan yang paling sering muncul berbunyi seperti ini: “Master Lex yang super cerdas dan seksi, apa sih maksud dan artinya [ISI PERNYATAAN DARI GEBETAN/KEKASIH/MANTAN].. tolong jawab ya, thank you!” Continue reading