Belajar Cinta, Malu-maluin?

Setiap hari, ada aja cerita lucu yang masuk ke kantor kita mengenai kesalahan pandangan terhadap romansa & Hitman System. Cerita terbaru yang kita terima adalah seorang sobat wanita kita (kita namai Lucy) yang geregetan pada teman prianya (kita namai Robert) yang kesulitan dalam hal PDKT & romansa. Lucy meminta bantuan Hitman System untuk menyadarkan & membantu Robert dalam aksi PDKTnya.

Singkat cerita, Lucy yang sudah nggak tahan lagi mendengarkan curhat miris Robert tentang gebetan-gebetannya yang nggak pernah BBM dia duluan, menganjurkan Robert untuk follow akun twitter kita @hitmansystem sekaligus memberikan informasi sekilas tentang pelatihan yang ada di Hitman System. Berikut adalah ringkasan percakapan yang terjadi antara Lucy & Robert.

Lucy: *baru saja menjelaskan tentang konsep PDKT ke banyak gebetan sekaligus* Lo coba follow @hitmansystem deh. Mereka ahlinya romansa.
Robert: Malu lah. Gue kayak nggak punya daya dobrak.
Lucy: Malu apa sih? Emang kalo nggak malu lo bisa dapet cewek? Mereka juga sering ngadain seminar romansa, yang ikut banyak.
Robert: Masa iya gue ikutin? Nggak beres entar. Ntar sesat.
Lucy: Gue nggak suruh lo ikut. Gue suruh lo baca aja twit-twitnya.
Robert: Iya, iya ini gue follow. Gue kirim curhat gue tentang gebetan yang nggak pernah bbm gue duluan. Kita lihat balesannya, siapa yang lebih benar, gue atau dia. Kalo nggak bales gue block.
Lucy: *mempertanyakan kenapa diblock*

Luar biasa bukan? =]
Dan Robert bukanlah satu-satunya pria di luar sana yang punya pandangan sedih seperti itu.

Sobat-sobat pria Hitman System, kamu bilang kamu malu dan tidak punya harga diri sekali sampai harus mengeluarkan uang untuk belajar cinta & romansa. Tapi nyatanya saat PDKT kamu rela merendah, memohon, mengemis, menjadi orang lain, menjadi supirnya kesana kemari demi untuk mendapatkan perhatiannya.

Sobat-sobat pria Hitman System, kamu takut dianggap nggak punya “daya dobrak” bila harus belajar cinta & romansa dari Hitman System tapi apakah kamu sadar? Jika tidak praktekkan artikel Hitman System maka akan otomatis punya daya dobrak? Justru karena kamu memang nggak punya “daya dobrak”, makanya kamu bermasalah dengan cinta & romansa seperti sekarang. Solusinya ya belajar, bukan menghindari belajar. Karena pengetahuan tidak datang dengan sendirinya! Itu sama seperti bilang, “Malu lah ke sekolah, kesannya gue nggak punya pengetahuan.” Kenyataan bahwa Robert harus curhat pada Lucy (yang adalah seorang wanita) sudah dengan sendirinya menunjukkan bahwa Robert sebagai pria tidak punya “daya dobrak” dibanding yang ditunjukkan oleh seseorang yang belajar romansa. Padahal setidaknya, dengan belajar romansa Robert akan jadi punya “daya dobrak” yang tadinya tidak dia miliki.

Sobat-sobat pria Hitman System, kamu takut dianggap aneh oleh wanita karena belajar romansa tapi apakah kamu tahu? Selama enam tahun Hitman System berdiri, kumpulan pendukung terbesar justru datang dari kaum wanita. Mereka ini adalah wanita-wanita yang lelah dengan cowok-cowok yang ada di sekitar mereka. Mereka lelah bertemu dengan cowok-cowok yang PDKT dengan cara-cara basi dan ngarep. Mereka lelah pacaran dengan cowok-cowok sensitif, manja, tak berpendirian, tidak maskulin yang belajar cara memperlakukan wanita dari film-film Korea. Mereka ini adalah wanita-wanita yang terpaksa harus tampil kuat & tegar karena cowok-cowok makin lemah & mellow. Mereka ini adalah wanita-wanita yang sadar bahwa bila pria-pria tahu Hitman System, merekalah yang akan bahagia sebagai wanita utuh di dalam hubungan percintaan. Mereka butuh pria sama seperti Lucy ingin melihat Robert menjadi pria.

Sobat-sobat pria Hitman System, kamu takut tersesat bila ikut tips-tips Hitman System tapi apakah kamu sadar? Kamu sendiri sekarang sudah sangat tersesat oleh cara beromansa & membangun relationship dari film-film, sinetron, majalah & cerita temen-temen kamu (yang nggak lebih berhasil dari kamu di dunia romansa)! Kamu udah nggak bisa tersesat lebih jauh lagi dari ketersesatan yang kamu alami sekarang! Dan hal paling ironis yang bisa terjadi pada orang yang tersesat adalah gengsi minta bantuan dari yang tahu jalan.

Sobat-sobat pria Hitman System, bila karena membaca artikel atau melakukan tips-tips PDKT yang ada di tweet kita kamu dapet pacar, yang untung bukan kita, tapi kamu! Jadi bila Robert tidak mendapatkan jawaban dari “ujiannya terhadap Hitman System” di twitter nanti, jelas bukan Hitman System yang rugi bila dia memblock kita.  =]

Dan untuk sobat-sobat pria Hitman System yang sudah melakukan perubahan & melihat hasilnya, berbanggalah dan tepuk dadamu. Kalian sudah lebih maju dari Robert-Robert di luar sana yang terus menipu diri dengan “harga diri” kehidupan romansanya yang tidak melangkah ke mana-mana.

Untuk Lucy-Lucy yang ada di luar sana, kalian adalah teman wanita yang terbaik. Jangan berkecil hati bila sobat pria kalian tidak mampu menghormati saran kalian karena mereka merasa lebih mengerti wanita dibanding kalian sendiri para wanita. Terus ingat bahwa kita tidak bisa membantu orang yang tidak ingin dibantu. Cepat atau lambat, kebaikanmu akan kembali dalam bentuk pria yang pantas menghormati kebaikanmu.

Spread the love =]


11 Responses to Belajar Cinta, Malu-maluin?

  1. Kebanyakan orang bukannya malu, tapi TAKUT, takut ngemalu2in Hitman System itu sendiri. Semua hal buruk dan kesalahan2 yang lo lakuin, ujung2nya bakal di-link ke HS. “Kok begok bener sih lu? Gini deh produk HS.” “Lo blum punya pacar? LOL alumni HS!” “Sok kali lo! HS yang ajarin lo gitu?”

    Karena ngeselin banget, kebanyakan orang (termasuk saya) memutuskan untuk belajar ilmu2 HS secara tertutup: baca artikel gak di share, baca twitter HS tanpa di-retweet, diam2 ikut seminar/workshop. Emang ajarannya diresap, tapi kebanyakan tidak mau memberikan kredit SECARA LANGSUNG ke HS. Contohnya, banyak yang copas tweet2 Kei Lex & Crew2 HS.

    Inilah, menurut saya, sebab utama HS susah berkembang lebih jauh. Banyak yang belajar ilmu2 HS, tapi hanya sebagian kecil yang sudi nge-share.

    Moga instruktur2 HS membaca dan merespon pikiran saya ini. :))

  2. gw laki, gw gak nyesel ikut workshop Hitman System…..

    c’mon Robert… :)) you’ll be different!!

    kamu gak akan dipermalukan, gak bakal jadi maho/banci, dan gak bakal jadi pria sok meloww lagi… trust me

    selama kamu masih berdiri di luar (hanya memandang hitman dari sisi luar saja)…kamu akan terjebak dengan pola pikirmu… cari paling tahu bahwa Hitmansystem itu sangat menolong adalah “nyemplung” di dalamnya.. it’ll be different my brother… :))

  3. Gw sndiri ngalami sperti apa yg Lucy alami, lebih dari itu, mereka-mereka yg gw kasih tau tntang HS malah melirik sinis k arah gw..

    ADALAH SIA-SIA MEMBANGUNKAN ORANG TIDUR YANG MAUNYA LANJUTIN TIDUR

  4. “Selama enam tahun Hitman System berdiri, kumpulan pendukung terbesar justru datang dari kaum wanita. Mereka ini adalah wanita-wanita yang lelah dengan cowok-cowok yang ada di sekitar mereka. Mereka lelah bertemu dengan cowok-cowok yang PDKT dengan cara-cara basi dan ngarep. Mereka lelah pacaran dengan cowok-cowok sensitif, manja, tak berpendirian, tidak maskulin yang belajar cara memperlakukan wanita dari film-film Korea. Mereka ini adalah wanita-wanita yang terpaksa harus tampil kuat & tegar karena cowok-cowok makin lemah & mellow.”

    One word, TRUE!

  5. 1. Curhat ke lawan jenis itu sama sekali tidak menjatuhkan daya dobrak atau menunjukkan bahwa seseorang tidak punya daya dobrak. Curhat sambil merendahkan diri yang menunjukkan hal ini.
    Curhat, ada kalanya membantu untuk melepas sedikit beban -terutama ketika PDKT-, untuk share suka duka waktu PDKT, dan untuk mengetahui sudut pandang dari wanita. Dalam kasus ini, Robert mungkin sudah berteman cukup lama dengan Lucy sampai dia berani curhat ke Lucy.

    2. Bukan takut tersesat. Tapi lebih ke berjagajaga. Yang tau plus minus seseorang adalah dirinya sendiri. Intervensi yang terlalu jauh hanya akan membuat seseorang menjadi defensif.

  6. Pingback: Masih Jaman Malu Belajar Romansa Romantic Renaissance - Forum Indonesia

Leave a Reply