Seminar BDSM di Jogja!

Sepik, adalah sebuah kata yang sering digunakan orang, untuk mengacu pada sebuah aktifitas berkomunikasi untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Kebanyakan orang menganggap sepik adalah gombal basi yang norak. Padahal, sepik bisa diartikan lebih luas daripada sekedar  gombal basi norak tersebut. Bisnis, relasi, pekerjaan, romansa, semua membutuhkan komunikasi (sepik) yang tepat. Continue reading


5 Alasan Man of Steel Itu Keren

Hari ini saya ga bahas cinta-cintaan. So kamu yang cari pelajaran cinta, langsung tutup aja window ini karena saya cuma mau fokus bahas film Man of Steel (MoS) yang lagi tayang. Kalau belum nonton, wajib beli tiket sekarang, terserah kamu penggemar Superman atau bukan. Nonton film yang 2D aja supaya kamu bisa lebih fokus sama ceritanya tanpa dibuat pusing (literally!) sama teknologi 3D yang menurut saya masih lebih mengganggu daripada menambah kenikmatan.

Saya sendiri menyukai sosok Superman, tapi cuma sepertiga saja: saya adalah seorang Batman yang bergaya Spiderman dan berhati Superman. Namun film MoS berhasil meracuni saya jadi jadi googling berjam-jam dari kemarin mau beli topi, kaos, jaket, dan segala asesoris Superman.. termasuk jadi niat untuk nulis blog ini! Continue reading


Berbagi (tentang) luka dan move on

Dear friends and lovers,

Mengapa move on itu sulit?

Karena saat hati terluka, pikiran jadi buta tidak tahu harus melangkah ke mana. Jangankan melihat ke depan, berpikir apa yang harus dilakukan detik ini, menit ini, jam ini pun rasanya sulit. Sahabat boleh memberi saran ini-itu, tapi semuanya hanya enak saat didengar dan kembali tidak membantu apa-apa saat kamu sedang sendirian. Itu sebabnya kebanyakan orang menganggap move on adalah berusaha untuk melupakan. Sayang sekali, realitanya adalah semakin kamu berusaha melupakan, semakin kamu tenggelam dalam kelam.

Itu adalah kalimat-kalimat pertama dari buku baru yang sedang saya tulis. Setelah enam hari mengerjakan mengerjakan drafting konsep struktur buku, kini saya mulai menuliskan isinya. Buku ini akan membahas tentang cara mengelola dan menyembuhkan luka-luka hati akibat hubungan cinta. Saya pribadi ingin menjadikan ini semacam kitab suci untuk moving on dari segala macam rasa siksaan batin, trauma, sakit hati, kekecewaan, dan bala derita emosional lainnya yang membuat kamu sulit melanjutkan hidup dan menikmati hubungan cinta berikutnya. Continue reading


JKT48, Wota, dan Cinta

JKT48, Wota, dan Cinta

You know, Lex,” ucap teman saya beberapa tahun yang lalu saat di puncak salah satu gedung Bali dengan ketinggian 45 meter, “There are stupid things you should do at least once in a lifetime,” lanjutnya sambil tersenyum, lalu melompat berteriak bahagia sambil meluncur merenggangkan tali bungee jumping-nya. Tadi malam saya mengikuti sarannya itu: menonton konser JKT48 di fX Senayan.

Persis subtitle blog ini, Days of Our Lives, saya menulis hal-hal lepas di luar profesi saya sebagai love coach ataupun tentang ilmu cinta, walau akan selalu ada banyak referensi ke arah sana. Ini adalah kisah studi pengamatan saya yang bertahan melalui konser JKT48 dan berhasil kembali untuk menceritakannya untuk Anda. This is going to be a very long, heavy, and eye-opening post. Definitely not suitable for people with mediocre minds, so enter at your own risk!

Continue reading