Apa Bedanya Jalan Dengan Kencan?

Beberapa hari yang lalu, saat sedang on air di akun twitter Hitman System di @hitmansystem, saya ngetwit begini:

Lalu nggak lama kemudian, banyak pertanyaan muncul dari follower. “Emang bedanya jalan sama kencan apa?” Spontan langsung kepikiran untuk menguji level kritis dan tajam tingkat berpikir rata-rata follower @hitmansystem sebenarnya setinggi apa. Apakah masih banyak follower yang males berpikir & cuma mau disuap aja, atau sebenarnya banyak yang kritis dan cocok banget buat ada di lingkungan Hitman System yang penuh analisa dan selalu menantang logika.

Ada banyak sekali jawaban yang masuk ke kotak mention, namun seperti peraturan permainan yang sudah ditweet, hanya yang mention, menggunakan hashtag #jalanvskencan dan masuk sebelum jam 21.00 tanggal 28 April saja yang dinilai. Berikut ini adalah beberapa dari jawaban yang jadi nominasi pemenangnya (nggak semuanya).  Apakah kamu salah satunya? =]

Note: Kalo tweetnya nggak nongol dan cuma ada link aja, mohon maaf berarti lagi overlimit twitter. Coba buka sejam lagi.

Kalo ngelihat jawaban-jawaban yang dilist di atas, maka udah mulai jelas kelihatan polanya apa yang membedakan jalan biasa dengan kencan ya. Ada kata-kata kunci yang diulang terus menerus dalam jawaban-jawaban yang jadi nominasi. Kata-kata kunci tersebut adalah sentuhan, intim dan tindakan romansa.

Sebenarnya, kalo lebih teliti stalking timeline Hitman System, scroll 6 tweet dari pengumuman kuis, ada tweet ini:

…yang jelas-jelas adalah jawabannya. Kudos buat salah satu pemenang yang nyadar dan tanpa ragu menggunakan jawaban yang sama. =D

Sekalian saya jelaskan sebentar. Banyak orang  nggak tau bedanya jalan dengan kencan. Jadi kalo jalan sama gebetan, jatuhnya beda persepsi. Beda jalan dan kencan bukanlah apa yang HANYA ADA di kepala kamu. Contoh: kalo kamu naksir maka disebut kencan, kalo nggak itu jalan biasa. Kalo pola pikir kamu begitu, SANGAT WAJAR sekali kan kalo cuma kamu yang menganggap sebuah aktivitas jalan bareng sebagai kencan sementara gebetan kamu nggak punya pikiran ke arah situ sama sekali.

Satu hal yang SANGAT membedakan kencan dengan jalan biasa adalah, gebetan kamu SADAR SEPENUHNYA bahwa orang yang sedang jalan dengan dirinya tertarik padanya dan jalan bareng ini BUKAN sekadar jalan. Caranya ialah jelas dengan MELAKUKAN HAL-HAL yang NGGAK DILAKUKAN oleh seorang teman biasa. Contoh, ada sentuhan, ada aksi keintiman, ada flirting dan lain-lain. Dengan melakukan hal-hal tersebut, kamu langsung memposisikan diri sebagai gebetan karena tidak ada seorang teman yang menyentuh, intim ataupun flirting dalam rangka persahabatan. Kamu mengkomunikasikan melalui tindakan atau perkataan bahwa kalian bukan sedang jalan hahaha hihihi cuma buat buang-buang waktu atau dengerin curhatnya doang trus pulang tanpa hasil apa-apa.

Kenapa harus mengkomunikasikan bahwa kalian sedang kencan, bukan sedang jalan biasa? Agar kamu menghemat waktu dan terhindar dari zona teman saja selamanya nya nya nya *bergema*.

1. Responnya jelas

Dengan mengkomunikasikan bahwa kamu adalah seseorang yang datang padanya sebagai seorang pasangan potensial, bukan orang yang ingin memperluas persabahatan untuk di masa tua, maka dia bisa memberikan respon yang sesuai. Kalo kamu melancarkan PDKT dengan cara datang sebagai teman yang senang jalan bareng, kamu nggak akan pernah tahu apakah responnya yang sangat ramah dan friendly adalah karena dia ingin bersahabat dengan kamu atau karena dia naksir kamu? Setelah tiga bulan mengalami keramahannya, kamu pede, kamu bahagia, kamu ajak jadian, kamu ditolak. Baru tahu. Surpriseeee! Rayakan persahabatan kalian. Tapi itu pun kalo dia nggak tiba-tiba jadi jaga jarak sama kamu.

2. Menghemat waktu

Kalo dia nggak tertarik sama kamu, kemungkinan besar dia akan langsung menyampaikan penolakan (kecuali dia pengen ngumpulin fans). Bisa dalam bentuk menjaga jarak atau menolak ajakan kencan kedua. Santai. Kalem. Be cool. Kamu bisa langsung cari yang lain, nggak perlu tunggu jalan bareng ke 30 dan udah investasi banyak banget lalu baru sadar ternyata dia nggak naksir kamu. Kalo dia juga naksir, maka date ke 3 udah jadian. Dijamin. Karena semuanya to the point dan nggak pake siput-siputan. Inilah yang dilakukan oleh alumni Hitman System sehingga nggak perlu PDKT berbulan-bulan kayak orang di luar sana.

*tujuh bulan kemudian…*

3. Terhindar dari zona teman saja

Alasan nomor satu kenapa dia jadiin kamu temen, padahal selama ini kamu pikir kamu lagi kencan sama dia, adalah karena tidak ada keintiman sama sekali. Semuanya main aman, ala nyamannya menjadi seorang teman. Akhirnya berhasil. Jadi teman. Salah seorang Master Instructor, Jet Veetlev, pernah menulis tentang friendzone di artikel Mengenal Zone of Death. Jet dengan gamblang menyatakan demikian:

Paling tidak ada dua gejala yang harus anda sadari sedini mungkin untuk menghindari ZOD* ini, dan dengan bisa menghindari gejala ini maka paling tidak ZOD tidak akan lagi menjadi masalah anda.

Yang pertama dan sudah pernah dibahas di Hitmansystem oleh Lex adalah DUKUN curhat. Baca ulang kembali artikelnya dan hindari itu sebisa mungkin.  Di artikel Dukun Curhat, Lex membahas lengkap kenapa kamu akan masuk dalam support circle target anda dan akhirnya hanya menjadi support circle seumur hidup.  Saya masih ingat benar saran dari teman saya beberapa tahun lalu yang mengatakan kalau seorang pria harus banyak mendengarkan targetnya bercerita dan parahnya lagi salah satu indikator kalau wanita menyukai pria adalah ketika si wanita mulai CURHAT ke si pria. Sekarang rasanya saya ingin menampar pria-pria yang masih mempercayai indikator seperti itu.

Yang kedua adalah ketika frekuensi anda bertemu dengan si wanita menjadi terlampau sering dan tanpa diiringi peningkatan Tango** atau bahkan tanpa TANGO!

*ZOD = Zone of Death, istilah dalam artikel tersebut yang merujuk pada Friendzone atau zona teman saja.
**Tango = Tango adalah istilah dalam lingkungan Hitman System yang berarti sentuhan pada gebetan.

Selama kamu nggak memposisikan diri sebagai gebetan, adalah SANGAT WAJAR kalo dia salah mengira kamu sebagai teman. So, next time kamu pergi ngedate sama gebetan, pastikan kalian berdua menganggap itu kencan. Bukan cuma kamu doang.

Nah dari beberapa pemenang dengan jawaban yang sama memuaskannya, saya sudah mengundi tiga orang pemenang. Dan ketiga pemenang tersebut adalah:

https://twitter.com/Trooplel/status/328481398950338561

Dan yang paling sumur dalem:

Selain itu saya juga ingin memberikan apresiasi khusus untuk yang sudah mengirim jawaban dengan gambar sebagai penghargaan atas niatnya (walaupun jawabannya belum tepat).

https://twitter.com/ayuRaRi/status/328425496725581824

Terima kasih untuk partisipasinya, tetaplah berpikir kritis dan membedah apa saja. Analisa sebelum menerima, walaupun materi Hitman System sekalipun. Gunakan logika, tanyakan kenapa, cari polanya, lalu buktikan dalam kehidupan kamu sendiri. Sudahkah kamu menantang apa yang kamu ketahui?

“Manusia berada di puncak karena punya akal budi. Tanggalkan, maka Anda menjadi sejajar dengan apa yang ada di bawah.”

Spread the love!


9 Responses to Apa Bedanya Jalan Dengan Kencan?

  1. Halo HS.. Tolong dong buat post tentang cowok ganteng/populer/keren yang biasanya gampang disukai cewek. Dan juga cowok playboy. Kalau ada penelitiannya bagus.
    Ada kan cowok yang dari lahir sudah populer dan keren. Aku pengen tahu mereka tuh kayak gimana? Apa mereka punya kesama’an? Soalnya aku lihat beberapa cowok ganteng yang aku kenal punya kemiripan tapi aku agak sulit melihat itu apa. Apa mungkin mereka sama-sama PD atau apa?
    Aku pengen tahu tentang mereka, mulai dari apa yang mereka suka, apa yang sebenarnya mereka pikirkan? Bagaimana pendapat mereka soal cewek atau apapun? Apa mereka punya rahasia?
    Aku pengen banget bisa memahaminya. Beberapa cowok playboy yang ku kenal orangnya sangat peka.
    Mereka sebenarnya berusaha memahamiku, memenuhi kebutuhanku, mempermainkan perasaanku (bisa bikin seneng, ketawa, marah, kesel, dsb) dan berusaha membuatku ga sadar atas semua tindakannya. Tapi aku sadar, menurutku mereka sangat kreatif.
    Misalnya pernah suatu hari, di siang hari dia datang ke kosku. Setelah beberapa menit ngobrol dia bilang mau beli minuman. Terus dia balik membawa 5 botol C2. Padahal saat itu cuma ada 2 orang, aku, temenku dan dia. Terus temen kosku senang dan bilang “Wah, ini minuman kesukaanku” Terus si cowok tanya sama temenku, “Emang kayak gimana sih rasanya?” temenku jawab, “enak” dengan ringan tanpa menyadari apapun. Tapi aku sadar, kenapa dia beli minuman itu banyak sekali kalau dia ga tau rasanya? Lalu aku sadar ada beberapa botol C2 di kamarku yang ditaruh temenku tadi malam. Sebenernya aku ga suka minuman itu, tapi dia beli pasti karena dia pikir aku suka. Dan masih banyak contoh yang lain seperti dia selalu membukakan pintu di kampus karena pintunya agak sulit dibuka, Entah darimana dia tau makanan kesukaanku, pas aku potong poni aneh dia malah bilang imut dan beda dengan aktingnya yang sangat natural. Waktu aku bilang aku salah masuk kelas sampai 1 jam bukannya diledekin dia malah kagum. dan lain-lain..
    Jujur, aku merasa kayak di surga kalau sama dia. Apalagi dia selalu senyum dan dia sangat ganteng, dia juga pinter walaupun aku lebih pinter :D. Tapi aku berusaha keras menahan diri untuk tidak terlihat tertarik sama dia, karena dia playboy. Jadi sampai sekarang dia belum nembak. Tapi dia bilang ke temenku kalau dia suka sama aku. Dan aku masih bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.
    Sampai suatu hari dia curhat kalau selama ini temen-temennya menganggap dia playboy, padahal dia ga pernah pacaran sama lebih dari 1 cewek. Dia juga cerita soal temenku yang lain yang pernah bilang dia brengsek karena udah ngedua’in dia. Waktu itu dia diem aja, katanya sebenernya mereka ga pernah pacaran, dan cewek yang didu’ain itu juga bukan pacarnya. Dia sengaja mempertemukan mereka supaya mereka ga ngejar-ngejar dia lagi. Awalnya aku ga percaya, tapi sepertinya masuk akal. Waktu aku tanya kenapa dia ga mau pacaran aja sama temenku, dia kan cantik dan tinggi. Si cowok malah bilang “Justru itu, aku minder sama dia?” , kalau cewek biasa pasti percaya. Tapi aku tahu, dia boong. Dia ga mau pasti karena dia ga suka. Sejak kenal dia, aku belum pernah denger dia menghina orang lain.
    Aku baru mau pacaran kalau aku bisa melakukan hal yang sama dengan dia. Supaya dia juga ngerasa’in apa yang aku rasain. Aku belum pernah pacaran, dan aku ga mau terlalu gegabah pacaran.
    Impianku bisa pacaran sama dia sampai mati :)

Leave a Reply